Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pakar Kecantikan Kulit Berbagi Tips Perawatan Kulit di Suhu Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Pemakaian Skin Care Buat Kesehatan Menurut dr Renni Yuniati

Rabu, 29 Juni 2022 | 17:26 WIB
  • author Tim iNewsSoloRaya.id
Dampak Pemakaian Skin Care Buat Kesehatan Menurut dr Renni Yuniati
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, Dr dr Renni Yuniati, SpKK, MH. Foto: iNewsSoloRaya

SEMARANG, iNewsSoloraya.id - Selama ini perawatan kulit yang dilakukan banyak dianggap hanya menempel di permukaan kulit. Menurut dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, Dr dr Renni Yuniati, SpKK, MH, kulit mempunyai pori-pori yang berfungsi untuk mempermudah penetrasi atau masuknya zat yang dioleskan ke dalam tubuh. 

Keluhan selama ini yang muncul adalah karena kerusakan skin barrier atau pelindung kulit karena kehilangan air sehingga berakibat bersisik, gatal, panas, dan kering atau bahkan sangat berminyak 

Oleh karena itu, kata Dr dr Renni, skin care yang wajib dipakai adalah facial cleanser yang menggunakan mild surfactan. Demikian juga dengan pemakaian pelembab untuk membuat artificial barier.

Skin barier yang rapih, sambungnya, akan melakukan perlindungan UV dengan maksimal dan menghilangkan semua gejala yang mengganggu fungsi kulit.

Pemakaian skin care dan dekoratif yang tidak cocok, akan menyebabkan kerusakan lapisan biofil sehingga berujung penyakit kulit misalnya munculnya infeksi bakteri, jamur dan virus, kata pemilik industri kosmetik PT. Muntira Kosmeditama. 

"Pemakaian masker akan mempercepat menumbuhkan bakteri karena lembab dan sirkulasi udara yang tertutup," ucapnya.

Editor: zainal arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut