BBM Naik, Peternak Ayam: Biaya Operasional Pembesaran Ayam Semakin Membengkak Tak Terkendali

Heri Susanto
.
Sabtu, 17 September 2022 | 12:23 WIB
Peternak ayam di Kabupaten Cilacap yang terdampak kenaikan harga BBM. Foto: iNews/Heri Susanto.

CILACAP, iNewsSoloraya.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat peternak ayam semakin berat menjalankan usahanya, karena harga pakan ayam ikut mengalami kenaikan.

Peternak ayam di Kabupaten Cilacap terancam gulung tikar menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan BBM mengakibatkan harga untuk bahan operasional ternak ayam ikut naik. 

Kondisi itu dialami para peternak di salah satu sentra peternakan ayam di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. 

Para peternak ayam ras di wilayah ini terancam gulung tikar karena naiknya seluruh bahan untuk menopang kelangsungan hidup peternakan. 

Peternak mengaku bahan-bahan yang mengalami lonjakan harga cukup tinggi, yaitu pakan, sekam untuk alas, hingga gas elpiji untuk menghangatkan ternak.  

Semua bahan-bahan naik antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram. Tak hanya bahan-bahan yang naik, upah pekerja ikut naik yang membuat peternak semakin terpuruk. 

“Kondisi ini merugikan kami karena biaya operasional pembesaran ayam semakin membengkak tak terkendali,” kata salah satu peternak ayam, Ikhwan, Sabtu (17/9/2022). 

Agar mampu bertahan, peternak ayam harus berpikir keras menekan ongkos produksi. Sejumlah upaya dilakukan mulai dari mengurangi jumlah karyawan, jumlah ternak hingga mengurangi jumlah pakan. 

Editor : zainal arifin
Bagikan Artikel Ini