Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Sandera Intel, Dua Mahasiwa Undip Semarang Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jateng: Pemudik 2025 Masuk Jawa Tengah Meningkat 5 Persen Dibanding 2024

Kamis, 03 April 2025 | 12:18 WIB
  • author Holy Surya
Polda Jateng: Pemudik 2025 Masuk Jawa Tengah Meningkat 5 Persen Dibanding 2024
Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan. foto: ist

Semarang, iNewsSoloraya.id - Polda Jateng mencatat adanya peningkatan jumlah pemudik lebaran 2025 yang masuk Jawa Tengah jalur tol. Peningkatan tersebut mencapai lima persen dibanding mudik lebaran 2024.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan jumlah pemudik masuk Jawa Tengah mencapai sekitar 480 ribu kendaraan. Jumlah tersebut terangkum sejak H-7 hingga H+3 Lebaran 2025.

"Berdasar data yang kami miliki dari Jasa Marga, arus mudik yang masuk Jawa Tengah berdasar Gate Tol Kalikangkung Semarang meningkat 5,8 Persen. Kalau tahun lalu yang masuk hanya sekitar 450 ribu, saat ini mencapai sekitar 480 ribu," kata Brigjen Sonny, di Gerbang Tol Banyumanik Semarang, Kamis (3/4). 

Ia mengatakan arus mudik 2025 mengalami anomali. Jika pada 2024, arus mudik selesai ketika menjelang lebaran. Namun pada 2025 arus mudik masih berdatangan hingga pasca lebaran. 

"H+1 sampai 3 masih terjadi arus mudik, bahkan lonjakan signifikan," ujarnya. 

Arus pemudik ini terjadi merata di Kalikangkung, Banyumanik hingga tol Solo-Jogja. 

"Kalai tol Solo-Jogja dari H-7 sampai H-1 tidak mengalami lonjakan di traffic accounting  di Polan Harjo, Klaten, Prambanan dan Taman Martani. Angkanya normal semua, 500 sampai 600 kendaraan. Tapi di H+1 sampai H+3 mengalami peningkatan signifikan. Kalau penggabungan Prambanan dan Taman Martani, ada 1.700 kendaraan," tandas dia.

Editor: zainal arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut