Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta Keberatan dengan Uang Kuliah Tunggal

Tim iNewsSoloRaya.id
.
Minggu, 15 Januari 2023 | 10:34 WIB
Ilustrasi pembayaran uang kuliah. Foto: Pinterest

YOGYAKARTA, iNewsSoloraya.id - Baru-baru ini kisah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang keberatan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga meninggal dunia mencuri perhatian publik. Kini berdasarkan hasil survei mengungkap bahwa 97 persen mahasiswa UNY keberatan dengan UKT saat ini. 

Survei itu dilakukan pada 1.024 responden terkait kesanggupan pembayaran UKT di UNY yang dilakukan secara bersama antara gerakan kolektif UNY Bergerak dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ekspresi.

"Ternyata 97 persen dari mereka itu keberatan dengan UKT. Entah itu golongan UKT mereka atau sistem UKT yang tidak sesuai dan banyak masalah lainnya," kata anggota tim pengkaji UNY Bergerak Mushab Aulia Yahya saat dihubungi, Jumat (13/1) malam.

Hasil survei juga mengungkap 17 persen responden menyatakan tidak sanggup membayar UKT; 67 persen menyatakan mungkin sanggup.

Selain itu, 15 persen lainnya menyatakan sanggup catatan, seperti diangsur, mahasiswa bekerja paruh waktu atau keluarga terpaksa berhutang maupun menjual barang.

"Jadi macam-macam cara yang harus ditempuh mahasiswa untuk bayar UKT. Ini tidak sesuai UU Dikti, di mana UKT disesuaikan dengan kondisi ekonomi," kata Mushab.

Separuh dari responden adalah mahasiswa baru angkatan 2022 yang belum bisa mengajukan penurunan atau penyesuaian, sementara penggolongan UKT semester awal masuk dirasa tidak sesuai dengan kemampuan pembayarannya.

Follow Berita iNews Soloraya di Google News

Halaman : 1 2 3
Bagikan Artikel Ini